Bedanya Bank Syariah dan Bank Wakaf Ventura

Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) akan segera membentuk bank wakaf ventura. Lembaga ini pun nantinya akan dapat menampung dana wakaf untuk diberdayakan secara produktif. Namun meski memakai kata ‘bank’, lembaga ini sebenarnya berbentuk modal ventura.

Kepala Departemen Pengawasan Industri Keuangan Non Bank II Otoritas Jasa Keuangan Achmad Buchori menuturkan, bentuk dari bank wakaf adalah modal ventura karena aturannya tidak ketat seperti bank. “Modalnya tidak sebesar bank juga. Kalau ventura modal Rp 20 miliar sudah cukup,” cetusnya.

Pihaknya pun terus memberikan saran kepada tim pembentukan bank wakaf ventura. “Katanya sudah siap tapi mereka belum mengajukan ijinnya, targetnya Maret diajukan. Kami berharap mereka bisa segera mengajukan sehingga kami bisa berikan ijinnya,” tegas Buchori.

Di sisi lain, Ketua Komite Bidang Integrasi, Inovasi dan Sinergi Industri Keuangan Syariah (Bank, Lembaga Pembiayaan, Pegadaian & Lembaga Jasa Keuangan Lainnya) Masyarakat Ekonomi Syariah Imam T Saptono menjelaskan, berbeda dengan bank syariah yang hanya ditunjuk sebagai lembaga keuangan syariah penerima wakaf uang, bank wakaf ventura bisa bertindak sebagai nazhir wakaf. Sementara, bank syariah tidak bisa demikian.

“Bank syariah tidak pernah ditunjuk sebagai nazhir wakaf uang karena berdasar Undang-undang tidak boleh. Saya tidak tahu kenapa. Karena bank syariah tidak bisa, maka bank wakaf bentuknya modal ventura dan ini yang bertindak sebagai nazhir wakaf uang,” paparnya.

About the author: Editor 2

Leave a Reply

Your email address will not be published.Email address is required.