Malaysia Butuhkan 35.000 Tenaga Profesional Ekonomi Islam pada 2030

CEO Islamic Banking and Finance Institute Malaysia (IBFIM), Dauk Dr Adnan Alias mengatakan “Malaysia membutuhkan sekitar 35.000 talenta keuangan Islam pada tahun 2030 guna menghadapi pesatnya laju pertumbuhan industri.”

Business Times of Malaysia melaporkan bahwa IBFIM bertujuan untuk mempertahankan penyediaan kebutuhan rata-rata tahunan sebesar 30% dari seluruh total kebutuhan tenaga kerja industri keuangan Islam Malaysia. Dalam penandatanganan nota kesepakatan pada hari Senin, 10 Desember 2012 dengan Binary University of Management and Entrepreneurship, Adnan mengatakan “Kami mencari universitas yang memiliki basic pengembangan kewirausahaan yang kuat. Setelah ini Kita akan mbekerjasama dengan Universiti Teknologi Mara dan Universiti Malaysia Kelantan.”

Selama 5 tahun perjanjian, IBFIM akan memasok 16 silabus dan instruktur Islamic Wealth Management untuk Binary University of Management and Entrepreneurship yang akan memberikan keterampilan kewirausahaan melalui program studi yang ditawarkan.

Pada acara pembukaan sertifikasi 8 Desember lalu, sekitar 300 pemegang sertifikasi mendapatkan kehormatan untuk dapat bekal pelatihan dalam berbagai program di IBFIM termasuk program perencanaan keuangan Islam, Certified Credit Professional – Islamic dan Associate Qualification in Islamic Finance. Selain itu, tujuh orang peserta terbaik dalam ujian akan menerima ‘highest achiever awards’ dari IBFIM.

Sumber : http://www.cpifinancial.net/news/post/17450/malaysia-needs-35-000-qualified-islamic-finance-professionals-by-2030 

About the author: ekonomis

Leave a Reply

Your email address will not be published.Email address is required.